Mahasiswa PNJ Gelar Pameran Seni APATIS 2025 di Amuya Gallery!

 

                                Foto Oleh Safa Vania

Jakarta Pusat, 17 Oktober 2025 - Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) jurusan Teknik Grafika & Penerbitan kembali menggelar pameran seni yang telah berjalan selama satu tahun sekali. Pameran ini bernama APATIS 2025, yang diselenggarakan selama 3 hari di Amuya Gallery, Kemayoran, Jakarta Pusat. Pameran ini dibuka pada Jumat (17/10/25), menjadi acara tahunan sebagai wadah menampung kreativitas untuk mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) hingga mahasiswa umum dapat turut serta.


 APATIS yaitu Apresiasi Kreativitas kembali membuka ruang untuk generasi muda untuk menulis ulang narasi tentang diri dan lingkungannya lewat karya yang jujur, berani, dan belum sempat terdengar. Bertajuk UNWRITTEN, pameran ini akan menampilkan berbagai medium dari lukisan, fotografi, puisi, desain poster, video pendek, hingga instalasi & eksperimen digital. (sumber: guidebook dari instagram @apatis.tgp).


Menjelaskan tema dari pameran tahun ini, yang bertajuk UNWRITTEN ialah banyak cerita belum sempat ditulis karena terhalang stereotip, bias, dan narasi tunggal tentang siapa Gen-Z. UNWRITTEN adalah ruang untuk menuliskan ulang kisah yang sering diabaikan. Karya yang dikirimkan diharapkan memuat perspektif segar, kritik sosial, pengalaman personal, atau interpretasi bebas yang tetap sejalan dengan semangat kolektif: berani, jujur, dan otentik.

                                                                Foto Oleh Safa Vania

                                                                Foto Oleh Safa Vania



Ketua Pelaksana APATIS 2025, Dimasqi, mengatakan bahwa pameran ini terbuka untuk umum tidak hanya mahasiswa dari Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) saja siapapun dapat submit karya, jika beruntung bisa jadinkarya milik pameris dapat di beli oleh oengunjung.

“Pameran ini diadakan sebagai wadah dan mengapresiasi kreativitas yang ada untuk dipamerkan khalayak mahasiswa. Berbagai kategori dapat dipilih, dan di tahun ini APATIS 2025 membuka untuk seluruh pameris memberikan harga untuk karya mereka. Jika beruntung dan ada yang tertarik dengan karya tersebut dapat dijual oleh pameris dan pameris dapat keuntungan” kata Dimasqi saat ditemui di lokasi pameran.

 

Namun, karena ini masih hari pertama pembukaan pameran masih belum tahu karya siapa yang dapat laku terjual di APATIS 2025 dan berapa banyak pengunjung yang datang ke Amuya Gallery di Kemayoran, Jakarta Pusat untuk melihat-lihat karya pameran kali ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BARU! FamilyMart Resmi Dibuka di Jagakarsa, Warjags Antusias Karena Cabang Baru Ini Jadi Lebih Dekat

Kenaikan Harga Perhiasan Emas di Pasar Jaya Lenteng Agung

Kylau Common Space di Depok, Buka 24 Jam Cocok Untuk WFC!